Manajemen Keuangan Islam

Latihan untuk Perbaikan Nilai…

1. Apa yang dimaksud dengan Bank syari’ah?

2. Kapan dan di mana IDB( Islamic Development Bank) berdiri?

3. Apa kepanjangan dari BASYARNAS?

4. Kegiatan dan fungsi apa  yang tidak dilakukan Bank Syari’ah dibawah ini?

5.  Apa yang dimaksud dengan Al-Musyarakah?

6. Pihak mana yang bertanggung jawab untuk mengawasi Bank syari’ah di Indonesia?

BPRS (kelompok 2)

  1. Ciri khas dari BPR Syariah adalah
  2. Paket kebijakan oktober untuk lebih memberikan ruang gerak dalam LKS merupakan pengertian  dari

 

  1. Bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran merupakan pengertian dari:

 

  1. Kegiatan operasional BPRS adalah

BMT (kelompok 3)

  1. Dalam melakukan aktivis ekonomi, BMT menjalankan usahanyaberdasarkan prinsip bagi hasil yaitu;
  2. Secara umum BMT dapat berfungsi sebagai
  3. BMT sebagai Produsen yang menawarkan produk-produk yang merekapunyai kepada para nasabah, diantaranya ialah Ijarah Muntahia Bit Tamlikdan Bai’u Bithaman Ajil, arti dari keduanya ialah;
  4. Salah satu produk BMT bertindak sebagai pemberi bibit tertentu kepada si penggarap untuk ditanami dan dipelihara dengan imbalan bagian tertentu dari hasil panen ,nama dari produk tsb adalah

Karena memiliki keseuaian prinsip dasar koperasi, BMT menggunakan undang-undang koperasi Nomor berapa?

 

 

2 respons untuk ‘Manajemen Keuangan Islam

  1. assalamualaikum, Pak
    Ini Latihan untuk Perbaikan Nilai
    Nama : Weny Astuti
    Nim : 1412030254
    Jurusan : Manajemen Dakwah
    Mata Kuliah : Manajemen Keuangan Islam B
    1. Apa yang dimaksud dengan Bank syari’ah?
    Menurut Schaik , bank syariah adalah sebuah bentuk dari bank modern yang didasarkan pada hukum Islam yang sah, dikembangkan pada abad pertama Islam. Menggunakan konsep berbagi resiko sebagai metode utama, dan meniadakan keuangan berdasarkan kepastian serta keuntungan yang ditentukan sebelumnya.
    Sudarsono berpendapat bahwa yang dimaksud dengan bank syariah adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit da jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi dengan prinsip-prinsip syariah. Defini Bank Syariah menurut Muhammad, adalah lembaga keuangan yang beroperasi dengan tidak mengandalkan pada bunga yang usaha pokoknya memberikan pembiayaan dan jsa-jasa lainnya dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang pengoperasiannya sesuai dengan prinsip syariat Islam.bank syariah juga dapat diartikan sebagai bank dalam prinsip, operasional, maupun produknya dikembangkan dengan berlandaskan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan petunjuk-petunjuk operasional hadis Muhammad Rasulullah Saw.(Buchari Alma dan Donni Juni Priansa : 2009 :6)

    2. Kapan dan di mana IDB( Islamic Development Bank) berdiri?
    Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islami, merupakan lembaga keuangan multilateral yang didirikan pada tahun 1974 oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk meningkatkan kualitas kehidupan social ekonomi negara anggota dan masyarakat muslim dinegara bukan anggota berlandaskan prinsip-prinsip Islami/ Syariah.
    IDB didirikan berdasarkan sidang Menteri Keuangan OKI di Jeddah 1974, menyetujui rancangan pendirian Bank Pembangunan Islamic Development (IDB) dengan modal awal 2 milliar dinar Islam.(Muhammad Syafi’i Antono : 2001 :21)
    3. Apa kepanjangan dari BASYARNAS?
    Basyarnas merupakan kepanjangan dari “BADAN ARBITRASE SYARIAH NASIONAL”. BASYARNAS (Badan Arbitrase Syariah Nasional) adalah sebuah lembaga yang berfungsi dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah.
    4. Kegiatan dan fungsi apa yang tidak dilakukan Bank Syari’ah dibawah ini?
    Jawabannya : Jasa Pengiriman
    5. Apa yang dimaksud dengan Al-Musyarakah?
    Al-Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi da (amal/expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan da resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan.((Muhammad Syafi’i Antono : 2001 :90)
    6. Pihak mana yang bertanggung jawab untuk mengawasi Bank syari’ah di Indonesia?
    Dewan Syariah Nasional
    Dewan Syariah Nasional dibentuk pada tahun 1977 dan merupakan hasil rekomendasi Lokakarya Nasional Reksadana Syariah pada bulan juli tahun yang sama. Lembaga ini merupakan lembaga otonom di bawah Majelis Ulama Indonesia dan Sekretaris. Kegiatan sehari-hari Dewan Syariah Nasional dijalankan oleh Badan Pelaksana Harian dengan seorang ketua dan sekretaris dan beberapa anggota.
    Fungsi Utama Dewan Syariah Nasional adalah mengawasi produk-produk lembaga keuangan syariah agar sesuai dengan syariah Islam.kemudian meneliti dan memberi fatwa bagi produk-produk yang dikembangkan oleh lembaga keuangan syaraiah. Produk-produk baru tersebut harus diajukan oleh manajemen setelah direkomendasikan oleh Dewan Pengawas Syariah pada lembaga yang bersangkutan.
    Selain itu, Dewan Syariah Nasional bertugas memberikan rekomendasi para ulama yang akan ditugaskan sebagai Dewan Syariah Nasional pada suatu lembaga keuangan. Dewan syariah Nasional dapat memberikan teguran kepada lembaga keuangan Syariah jika lembaga yang bersangkutan menyimpang dari garis panduan yang telah ditetapkan. .((Muhammad Syafi’i Antono : 2001 :90)

    BPRS (kelompok 2)
    1. Ciri khas dari BPR Syariah adalah
    Melakukan usaha simpanan dalam bentuk deposito berjangka.
    2. Paket kebijakan oktober untuk lebih memberikan ruang gerak dalam LKS merupakan pengertian dari : Pakto
    4. Bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran merupakan pengertian dari:
    BPR (Bank Prekreditan Rakyat) Syariah
    5. Kegiatan operasional BPRS adalah
    a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
    b. Memberikan kredit.
    c. Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
    d. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, sertifikat deposito, dan atau tabungan pada bank lain.

    BMT (kelompok 3)
    1. Dalam melakukan aktivis ekonomi, BMT menjalankan usahanya berdasarkan prinsip bagi hasil yaitu;
    Prinsip ini dimaksudnya, ada pembagian hasil dari pemberi pinjaman dengan BMT, yaitu konsep Al-Mudharabah, Al-Musyarakah, Al-Muzara’ah, dan Al-Musaqah.
    Mudharabah adalah suatu perjanjian pembiayaan antara BMT dengan anggota dima BMT menyediakan dana untuk penyedian modal kerja sedangkan peminjam berupaya mengelola dana tersebut untuk pembangunan usahanya.
    Musyarakah adalah penyertaan BMT sebagai pemilik modal dalam suatu usaha yang mana antara resiko dan keuntungan ditanggung bersama secara seimbang dengan porsi penyertaan.( Buchari Alma dan Donni Juni Priansa : 2009 :21)
    Al-Muzara’ah adalah kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap, di mana pemilik lahan memberikan lahan pertanian kepada sipenggarap untuk ditanami dan dipelihara dengan imbalan bagian tertentu (persentase) dari hasil panen.
    Al-Musaqah adalah bentuk yang lebih sederhana dari muzara’ah di mana sipenggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman dan pemeliharaan sebagai imbalan, si peggarap berhak atas nisbah tertentu dari hasil panen.(Muhammad Syafi’i Antono : 2001 :99)
    2. Secara umum BMT dapat berfungsi sebagai
    a. Penghimpun dan penyalur dana, dengan menyimpan uang di BMT, uang tersebut dapat ditingkatkan utilitasnya, sehingga timbul unit surplus (pihak yang memiliki dana berlebih) dan unit defisit (pihak yang kekurangan dana).
    b. Pencipta dan pemberi likuiditas, dapat menciptakan alat pembayaran yang sah yang mampu memberikan kemampuan untuk memenuhi kewajiban suatu lembaga/perorangan
    BMT memiliki dua fungsi utama, yaitu berkaitan dengan baitul maal dan baitul tanwil. baitul maal menyangkut kegiatan dalam menerima titipan dan Zakat, Infaq, dan Shadaqah serta mengoptimalkan distribusi sesuai dengan peraturan dan amanahnya. baitul tanwil melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kesejahteraan pengusaha mikro dan kecil melalui kegiatan pembiayaan dan menabung (berinvestasi)
    3. BMT sebagai Produsen yang menawarkan produk-produk yang mereka punyai kepada para nasabah, diantaranya ialah Ijarah Muntahia Bit Tamlik dan Bai’u Bithaman Ajil, arti dari keduanya ialah;
    Ijarah Muntahia Bit Tamlik adalah sejenis perpaduan antara kontrak jual beli dan sewa atau lebih tepatnya akad sewa yang diakhiri dengan kepemilikan barang di tangan sipenyewa.
    Bai’u Bithaman Ajil adalah Proses jual beli antara bank dan nasabah, dimana bank menalangi lebih dulu pembelian suatu barang oleh nasabah, kemudian nasabah akan membayar harga dasar barang dan keuntungan yang disepakati bersama
    4. Salah satu produk BMT bertindak sebagai pemberi bibit tertentu kepada si penggarap untuk ditanami dan dipelihara dengan imbalan bagian tertentu dari hasil panen ,nama dari produk tsb adalah
    Al-Muzara’ah adalah kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap, di mana pemilik lahan memberikan lahan pertanian kepada sipenggarap untuk ditanami dan dipelihara dengan imbalan bagian tertentu (persentase) dari hasil panen.

    Karena memiliki keseuaian prinsip dasar koperasi, BMT menggunakan undang-undang koperasi Nomor berapa? 7 Tahun 1992
    Penggunaan badan hukum KSM dan Koperasi untuk BMT itu disebabkan karena BMT tidak termasuk kepada lembaga keuangan formal yang dijelaskan UU Nomor 7 Tahun 1992 dan UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, yang dapat dioperasikan untuk menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Menurut undang-undang, pihak yang berhak menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat adalah Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat, baik dioperasikan dengan cara konvensional maupun dengan prinsip bagi hasil. Namun demikian, kalau BMT dengan badan hukum KSM atau Koperasi itu telah berkembang dan telah memenuhi syarat-syarat BPR, maka pihak manajemen dapat mengusulkan diri kepada pemerintah agar BMT dijadikan sebagai BPRS ( Badan Perkreditan Rakyat Syari’ah) dengan badan hukum Koperasi atau Perseroan terbatas.

  2. A. Kelompok I
    1. Apa yang dimaksud dengan bank syari’ah
    Menurut Undang-undang No.10 Tahun 1998, bank syariah adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syari’ah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
    2. Kapan dan dimana IDB (Islamic Development Bank)
    Islamic Development Bank di Jeddah, 1974
    3. Apa kepanjangan dari BASYARNAS (Bank arbitrase Syariah Nasional)
    4. Kegiatan dan fungsi apa yang tidak dilakukan Bank Syari’ah?
    Sebagai penyedia jasa pengiriman
    5. Apa yang dimaksud dengan musyakarah?
    Adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih suatu usaha tertentu dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana (atau amal/expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Jenis akad musyakarah ada dua yaitu :
    a. Musyakarah pemilikan dan
    b. Musyakarah kontrak adalah kontrak antara dua orang atau lebih. Setiap pihak memberikan suatu porsi dari keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. Kedua belah berbagi dalam keuntungan dan kerugian sebagaimana yang disepakati diantara mereka.
    6. Pihak mana yang bertanggung jawab untuk mengawasi Bank Syari’ah di Indonesia?
    Jawab :
    Dewan Pengawas Syari’ah
    B. BPRS
    1. Ciri khas dari BPR Syari’ah
    Ciri-cirinya adalah melakukan usaha simpanan dalam bentuk deposito berjangka
    2. Paket kebijakan Oktober untuk memberikan ruang gerak dalam LKS merupakan pengertian dari PAKTO
    3. Bank yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syari’ah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran merupakan pengertian dari BPRS
    4. Kegiatan operasional BPRS adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s