Manajemen Infrastruktur perusahaan

 

Manajemen Infrastruktur

Oleh : Elsanra Eka Putra

  Kasubbid Perencanaan AKD dan Sertifikasi

 

Abstract

Organizational infrastructure management is one important part of the organization. therefore a complete infrastructure to be able to work as best as possible and to obtain superior performance. Existing human resources to be able to ensure that the organization has designed efficiently. This role is played to make a change / shift in strategic focus. This success will continually add value to the company. Human resource professionals make infrastructure through testing and development with human resource processes. Outcome or impact of the role of infrastructure is efficiency in administration. Resource professionals achieve administrative efficiency in two ways. First they ensure the efficiency of human resources processes.

  1. Pendahuluan

Dalam menghadapi perkembangan organisasi kedepan, maka manajemen sumberdaya manusia perlu merumuskan strategi-strategi. Perubahan lingkungan internal maupun eksternal organisasi harus menjadi perhatian utama bagi manajer SDM sehingga dapat  menentukan formulasi-formulasi strategik bagi pengelolaan sumber daya manusia. Faktor yang sangat menentukan adalah ketersediaan sarana dan prasarana pendukung atau yang lebih kita kenal  dengan istilah infrastruktur organisasi atau perusahaan. Faktor ini merupakan faktor klasik, tetapi dalam kenyataannya tidak boleh diabaikan, karena sangat mempengaruhi optimalisasi pemanfaatan SDM yang ada. Tidak siapnya infrastruktur perusahaan akan berpengaruh terhadap kecenderungan­kecenderungan pegawai yang kurang disiplin, tidak mempunyai inisiatif untuk mengembangkan diri, tidak menguasai tugas dan fungsinya, kurang menguasai bidang kerjanya, tidak berorientasi hasil, dan bekerja apa adanya.

Manajemen infrastruktur perusahaan, diarahkan agar para pekerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya, selalu mendapat acuan atau pedoman kerja. Ada kecenderungan sumberdaya manusia yang ada tidak berinisiatif mempelajari aturan untuk mendukung bidang tugasnya. Sehingga sebagian pekerja lamban dalam menyelesaikan tugas. Selain itu terdapat pula pola kerja yang tidak dapat menerjemahkan tujuan perusahaan, sehingga semua pekerjaan harus menunggu instruksi pimpinan, apabila tidak terdapat perintah maka mereka tidak dapat berbuat.

Sumberdaya manusia berbeda dengan sumberdaya lainnya, karena sumberdaya manusia mempunyai kemampuan intelektual yang sering disebut sebagai intellectual capital. Karena posisi inilah maka sumberdaya manusia mempunyai peran penting sebagai sumber nilai perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: