Bisnis Plan STKIP Adzkia

PROPOSAL

PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH


 

 

SEKOLAH TK ISLAM BAKTI 83 KOTO BARU

KEC. KOTO BARU KAB. DHARMASRAYA

 

 

 

 

 

 

 

NAMA : MIMI ROPI
NIM : 1011035

 

 

 

 

 

 

 

DIAJUKAN SEBAGAIMANA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN

PROGRAM STUDY ANAK USIA DINI

STKIP ADZKIA

2012

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.      Latar Belakang

Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 mengacu kepada Pendidikan Nasional, dan Nomor 14 tentang guru dan dosen serta peraturan pemerintah RI 19/2005 tentang Standar Nasional di segala bidang. Namun untuk kelancaran suatu proses pembelajaran di Taman Kanak-kanak ada banyak hal yang mempengaruhi manajemen, tenaga pengajar, input, kurikulum, keuangan, serta sarana prasarana.

Semuanya itu adalah komponen pendukung proses pendidikan tersebut dan saling melengkapi, agar terbangunnya sistem pendidik di Taman kanak-kanak. Untuk itu sebagai penyelenggara atau pengelola Taman Kanak-kanak perlu adanya RKA/RKS atau RAPBS/RKAT untuk tercapainya tujuan dan satuan pendidikan yang dikelola sesuai yang diharapkan.

  1. B.       Dasar Hukum
  2. Pembukaan dan Pasal 31 UUD 1945
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 1992 tentang peran serta masyarakat dalam Pendidikan Nasional.
  4. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang System Pendidikan Nasional.
  5. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/01-2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Nasional.
  6. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 559/C/Kep/2002 tentang Tim Pengembangan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.
  1. C.      Maksud dan Tujuan
    1. Maksud dan tujuan pembuatan RKA adalah agar perencanaan yang telah direncanakan dan disusun bisa menjadi rencana yang terarah dan berkesinambungan dan dapat menjadi aman bagi perencanaan yang akan dilaksanakan untuk tahun-tahun berikutnya.
    2. Membangun sarana dan prasarana dalam upaya meningkatkan mutu keahlian pendidik dan pembelajaran serta meningkatkan kualitas dan profesionalitas pengelolaan di taman kanak-kanak.


 

BAB II

EVALUASI DIRI

 

  1. A.      Profil Lingkungan Eksternal
  2. 1.        Masyarakat
    1. Masyarakat jorong Koto Baru merupakan masyarakat asli suku Minang, dengan rata-rata ekonomi menengah, disitulah TK Islam Bakti 83 berdiri.
    2. Berdirinya TK Islam Bakti 83 merupakan partisipatif masyarakat dengan menggunakan Rumah Dinas Sekolah SD
    3. Dengan segala kekurangan maka guru TK Islam Bakti 83 mengajar dengan apa adanya.
    4. Jarangnya bantuan dari Pemerintah Daerah untuk kemajuan TK.
    5. Masyarakat yang berpendidikan minimal tamatan Sekolah Dasar (SD).

 

  1. B.       Sistem Tata Kelola dan Organisasi
  2. 1.        Yayasan TK Islam Bakti 83
    1. Yayasan yang belum begitu mengetahui tentang permasalahan TK sehingga tidak begitu respon untuk kemajuan sebuah TK.
    2. Yayasan ditunjuk oleh perangkat jorong bekerja sama dengan masyarakat setempat.
    3. Kurang partisipatif terhadap TK.
  3. 2.        Kepala Sekolah
    1. Manajemen yang belum terkoordinir dengan baik
    2. Belum begitu paham terhadap kepemimpinan, karena pengalaman-pengalaman yang diperoleh kurang banyak.
    3. Kepala sekolah yang memiliki ijazah DII belum cukup matang untuk seorang pemimpin. Dan sekarang sedang melanjutkan SI ke UT Padang Jurusan PG PAUD.
    4. Tingkat Manajemen perlu diperbaharui
    5. Menempatkan guru-guru honor pada bidang masing-masing tanpa melihat skill yang mereka punyai.
  4. 3.        Evaluasi Kerja Manajemen
    1. Belum terakriditasi TK Islam Bakti 83
    2. Menerima murid TK tidak tepat pada waktu yang dijadwalkan
    3. Berbondong-bondong masuk TK saat pembelajaran sudah mulai
    4. Mutu kelulusan murid TK 90% bisa membaca lancar dan masih mengeja serta 10% belum bisa sama sekali
    5. Selalu membuat RAPBS setiap tahun agar dapat ditingkatkan.
    6. Sering tidak diseleksinya umur pada saat penerimaan murid baru
  5. 4.        Sumber Daya
    1. Manusia

1)        Pimpinan/Kepala Sekolah

–            Kepala Sekolah belum begitu mahir dalam computer

–            Kepala Sekolah yang masih berijazah DII

–            Belum punya banyak pengalaman untuk menjadi seorang pemimpin.

2)        Guru

–            Dua orang tamatan DII sedang melanjutkan ke SI PG PAUD STKIP Adzkia Padang

–            Banyaknya guru yang tamatan SMA

–            Pada umumnya adalah guru honor yayasan

–            Kurang disiplin

–            Cara pengajaran kurang memuaskan bagi anak karena pengalaman mengajar yang belum ada

–            Berambisi tinggi agar anak cepat pandai dan keluar dari jalur kurikulum seperti SKH atau RKH.

3)        Murid

–            Pembayaran uang sekolah yang sering terlambat karena faktor ekonomi

–            Susah untuk mengumpulkan karena ekonomi yang lemah

–            Datang terlambat karena tidak diantar orang tua dan berjalan kaki sendiri

–            Masih memakai bahasa Minang ketimbang berbahasa Indonesia.

4)        Keuangan

–            Kesulitan dalam administrasi

–            Senantiasa menumpuk pembayaran 3 bulan berturut-turut.

–            Tidak ada bantuan sama sekali selain pemungutan uang alat tulis, SPP, pendaftaran, dan baju seragam sekolah

–            Pendaftaran Rp 10.000

Alat tulis Rp 100.000,-/tahun

Baju seragam, olah raga batik dan muslim 4 stel Rp 545.000,-

–            Dari sisa-sisa uang tersebut di atas semua kebutuhan pokok dapat dilaksanakan, meski dengan penuh kendala, seperti pergi KKG dan KKS (Kegiatan Kepala Sekolah) Pembayaran Iuran wajib ke kabupaten (IGTK) DII.

5)        Sarana dan Prasarana

–            Gedung yang masih dipinjam, dengan memakai Rumah Dinas Guru SD

–            Sarana dan Prasarana yang belum lengkap

–            Perkarangan yang sangat sempit.

6)        Proses Belajar Mengajar (PBM)

–            Tidak lengkapnya alat permainan karena perkarangan yang sempit.

–            Proses belajar mengajar yang kurang nyaman karena keuangan yang sempit dan satu atap sama murid SD

–            Tempat ibadah ada (dipinjam Musollah Sekolah SD)

 


 

BAB III

RANCANGAN PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH

 

  1. A.      Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Adapun dalam evaluasi diri yang harus ditingkatkan adalah peningkatan sarana pembelajaran agar proses belajar mengajar yang diharapkan tercapai dengan baik.

  1. Mengharapkan adanya gedung permanent
  2. Tersedianya tenaga pendidik yang professional
  3. Adanya sarana dan prasarana yang lengkap
  4. Tenaga pendidik minimal memiliki ijazah DII PGTK atau SI PGTK/SI PG-PAUD
  5. Menggerakkan masyarakat kearah perbaikan
  6. Memiliki pengetahuan dan keterampilan setiap tenaga pendidik
  7. Memiliki mental pemimpin yang memotivasi tenaga pendidik dan masyarakat ke proses perbaikan, karena seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki:

–            Tanggung jawab pribadi yang tinggi

–            Program kerja berdasarkan rencana

–            Mampu mengambil sebuah keputusan dan berani menanggung resiko

–            Melakukan pekerjaan yang berarti dan menyelesaikan dengan hasil yang memuaskan.

  1. B.       Latar Belakang
  2. Visi

Terwujudnya anak didik yang berkwalitas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  1. Misi

–            Melahirkan generasi terampil dan mandiri yang memiliki landasan dasar dan agama.

–            Meningkatkan mutu pendidikan anak prasekolah yang berkwalitas.

–            Mengharapkan kerja sama yang baik antara Pemimpin, tenaga pendidik, masyarakat dan orang tua.

TK Islam Bakti 83 berdiri tanggal 17 Juli 2003 di bawah pengelolaan Yayasan Islam Bakti yang di pimpin oleh Ibu Lely Karadin

–            Tahun 2003 : Jumlah murid 37 orang : dipimpin oleh Yunia Lisma dengan SK dari Yayasan Islam Bakti dan 2 tenaga honor SK dari Yayasan.

–            Tahun 2004 : Jumlah murid 45 orang.

–            Tahun 2005 : Jumlah murid 37 orang

–            Tahun 2006 : Jumlah murid 40 orang

–            Tahun 2007 : Jumlah murid 40 orang

–            Tahun 2008 : Jumlah murid 42 orang

–            Tahun 2009 : Jumlah murid 40 orang

–            Tahun 2010 : Jumlah murid 47 orang

–            Tahun 2011 : Jumlah murid 45 orang

Kelemahan

–            Sarana dan prasarana  yang belum memadai

–            Dana yang dibutuhkan belum mencukupi

–            Tidak adanya mobil antar jemput.

  1. C.      Rasional

–            Adanya perhatian dan partisipasi dari masyarakat setempat.

–            Dukungan moril dan materil dari yayasan.

–            Agar menjadi guru yang professional maka semua guru honor yang tamatan SMA sekarang sedang melanjutkan ke SI PG-PAUD dan Universitas Terbuka (UT).

  1. D.      Tujuan

Untuk tercapainya Visi dan Misi Pendidikan di Taman Kanak-kanak sesuai dengan tujuan pendidikan Tamatan Kanak-kanak, ada beberapa tujuan yang hendak dicapai seperti :

  1. Mengadakan sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan yang lebih baik.
  2. Meningkatkan mutu Profesi Kepala Sekolah dan majelis guru sehingga dapat melangsungkan pendidikan yang lebih baik.
  3. Meningkatkan kerja sama masyarakat, guru dan orang tua
  4. Mengembangkan pembelajaran anak yang PAIKEM
  1. E.       Mekanisme/Rancangan
  2. Proses Pembelajaran

–            Jam 7.50 Wib anak-anak mulai berbaris

–            Jam 8.00 Wib – Jam 8.30 Wib senam pagi

–            Jam 8.30 Wib – Jam 10.00 Wib Pembukaan dan Inti

–            Jam 10.00 Wib – jam 10.30 Wib istirahat dan makan

–            Jam 10.30 Wib – Jam 11.00 Wib Pengayaan dan Penutup

  1. Mata Pelajaran

Mata Pelajaran terdiri dari :

–            Bidang Pengembangan Agama Islam

–            Bidang Pengembangan Pembiasaan Prilaku (Moral dan Akhlak)

–            Bidang Pengembangan Dasar terdiri dari Bahasa, kognitif, seni, fisik motorik.

  1. Mata Pelajaran Tambahan

–            Bahasa Inggris anak

–            Tari anak

  1. Penilaian

Penilaian dilakukan setiap hari, dirangkum menjadi mingguan dan diaduk setiap bulan.

Cara penilaian

  1. Program pengembangan Pendidikan Agama Islam

–            B       =     Baik

–            C       =     Cukup

–            K       =     Kurang

  1. Program perkembangan anak

–            MM     =     Mulai Muncul

–            BSH    =     Berhasil Sesuai Harapan

–            BSB    =     Berhasil Sangat Baik

  1. F.       Jadwal

No

Kegiatan

I

II

III

IV

V

Ket

1

Proposal

v

2

M O U

v

3

Perencanaan

v

4

Pelaksanaan

v

5

Monotoring/Evaluasi

v

v

 

  1. G.      Indikator Aktivitas

–            Membuat sebuah perencanaan kegiatan

–            Membuat proposal kegiatan yang disepakati

–            Melakukan kegiatan yang telah direncanakan

–            Mengadakan evaluasi kegiatan

  1. H.      Rancangan Anggaran (Sumber Daya)

No

Uraian

Volume

Jumlah (Rp)

1

Sumber Dana

–            Uang Pendaftaran

–            Alat Tulis

–            SPP

–            Uang Kenang-kenangan

10 org x 10.000

10 org x 100.000

10 org x 25.000 x 12 bl

10 org x 50.000

100.000,00

1.000.000,00

3.000.000,00

500.000,00

 

 

Jumlah

 

4.400.000,00

2

Pengeluaran

 

–           Proses belajar Mengajar

–           Administrasi Guru

–           Administrasi Kepala Sekolah

–           Kegiatan Rutin 1 Tahun, dll

900.000,00

350.000,00

224.000,00

1.565.000,00

 

 

Jumlah

 

3.039.000,00

 

Jml Pemasukan – Pengeluaran

(4.400.000,00 – .,039.000,00)

 

1.361.000,00

 

 

  1. I.         Penanggung Jawab Kegiatan
    1. Kepala Sekolah        :    Yunia Lisma
    2. Majelis Guru            :    Mimi Ropi

Siska Megaretna

 

1 Komentar (+add yours?)

  1. irma kristinadya clara
    Des 23, 2012 @ 07:48:17

    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    TENTANG
    HARGA POKOK PRODUKSI

    OLEH
    IRMA KRISTINADYA CLARA
    910.008

    DOSEN PEMBIMBING
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012
    PT FERO memproduksi barang dengan satu tahap, berikut adalh datanya:
    1. Bahan yang di pakai 60.000
    2. Biaya gaji dan upah yang dibayarkan
    a. Karyawan pabrik Rp 59.000
    b. Karyawan ADUM Rp 15.000
    c. Karyawan pemasaran Rp 7.000

    3. Biaya lain-lain
    a. Penyusutan aktiva tetap yang menjadi bop Rp 18.000
    b. ADUM Rp 4.000
    c. Pemasran Rp 3.000
    d. Listik yang harus dibayar Rp 1.000
    e. Biaya ADUM Rp. 1.000
    f. Biaya pemasaran Rp 1.000
    g. Lain-lain yang terutang Rp 1.200
    h. Biaya pemasaran Rp 500

    4. Data produksi dan penjualan
    a. Produk masuk proses Rp 25.000
    b. Produk selesai Rp 15.000
    c. Tingkat peneyelesaian bahan 100 % dan konvensi 80 % 15.000 buah
    Produk selesai dapat dijual tunai sebanyak 10.000 buah dengan harga Rp 10/buah.

    Pertanyaan:
    Buatlah laporan harga produksi dan jurnal

    JAWABAN:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. FERO
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 25.000
    Produk selesai 15.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 15.000
    30.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 60.000 15.000X15.000(100%) Rp. 2
    Tenaga kerja 29.000 15.000X15.000(80%) Rp. 2
    Overhead 18.000 15.000X15.000(80%) Rp. 0,5
    Jumlah 137.000 Rp. 4,5

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 15.000 X 4,5 67.500
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 15.000
    Bahan 15.000X100%X Rp.2 30.000
    Tenaga Kerja 15.000X80%X Rp 2 24.000
    Overhead pabrik 15.000X80%X Rp 0,5 6.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 60.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 127.500

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. Barang dalam proses – biaya
    Persediaan bahan

    Mencatat pembelian bahan Rp. 60.000

    Rp 60.000

    2. Biaya gaji dan upah
    Kas

    Barang dalam proses – biaya tenaga kerja
    Biaya administrasi dan umum
    Biaya pemasaran
    Biaya gaji dan upah

    Mencatat terjadinya dan dibebeni biaya gaji dan upah Rp. 81.000

    Rp 59.000
    Rp. 15.000
    Rp 7.000
    Rp. 81.000

    Rp 45.000
    3. Biaya overhead pabrik
    Biaya administrasi dan umum
    Biaya pemasaran
    Akumulasi penyusutan aktiva tetap
    Kas
    Hutang biaya

    Memcatat berbagai macam biaya lain:

    Barang dalam proses – biaya overhead pabrik
    Biaya overhead pabrik

    Mencatat pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk Rp.18.000
    Rp. 4.000
    Rp 3.000

    Rp 18.000

    Rp. 18.000
    Rp. 4.000
    Rp 3.000

    Rp 18.000
    4. Persediaan produk selesai
    Barang dalam proses – biaya bahan
    Barang dalam proses – biaya tenaga kerja
    Barang dalam proses – biaya overhead pabrik

    Mencatat produk selesai

    Bahan baku Rp 15.000 X Rp 2= Rp 30.000
    BTKL Rp 15.000 X Rp 2= Rp 30.000
    BOP Rp 15.000 X Rp 0,5= Rp 7.500
    Jumlah Rp 15.000 X 4,5 = Rp 67.500

    Persedian produk dalam proses
    Barang dalam proses – biaya bahan
    Barang dalam proses – biaya tenaga kerja
    Barang dalam proses – biaya overhead pabrik

    Mencatat persediaan dalam proses

    Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai

    Penjualan
    HPP
    Biaya adum
    Biaya pemasaran
    Laba/rugi

    Mencatat penutupan rekening penghasilan dan biaya

    JUMLAH Rp. 67.500

    Rp 60.000

    Rp 100.000

    Rp 45.000

    Rp 100.000

    Rp 637.500

    Rp. 30.000
    Rp. 30.000
    Rp. 7.500

    Rp 30.000
    Rp 24.000
    Rp 6.000

    Rp 100.000

    Rp 45.000

    Rp 45.000
    Rp 19.000
    Rp 10.000
    Rp 26.000

    Rp 637.500

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: