Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Padang

28 Komentar (+add yours?)

  1. Ronny Rimage
    Nov 07, 2011 @ 17:45:38

    test

    Balas

  2. elsanraekaputra
    Nov 08, 2011 @ 22:09:58

    goodlah

    Balas

    • nita harpika No Bp 911.097
      Des 18, 2012 @ 22:09:07

      TUGAS
      AKUNTANSI BIAYA
      NAMA : Nita Harpika
      BP : 911.097

      SOAL
      PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
      dari biaya tenaga kerja.
      Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
      Produk masuk dalam proses 20.000 buah
      Selesai 16.000 buah
      Barang dalam proses akhir 4.000 buah
      Penyelesaian bahan 50%
      Biaya pembersih 75%
      Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
      Tenaga kerja 19.000
      BOP 19.200
      Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
      a. Meyusun harga produk produksi
      b. Jurnal
      c. Menusun aliran biaya dan penghasilan
      d. Menyusun L/R

      Jawaban :

      PT. Jannatul Hayati
      Laporan Harga Pokok Produksi
      Bulan Des 2011

      Laporan produksi Jumlah (buah)
      Produk masuk proses 20.000
      Produk selesai 16.000
      Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
      50% bahan dan konversi 75% 20.000

      Biaya dibebankan
      Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
      Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
      BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
      BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
      Jumlah Rp 74.000 Rp 4

      Perhitungan Harga Pokok
      HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
      HP produk dalam proses = 4.000

      Elemen Biaya
      BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
      BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
      BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
      Rp 10.000
      Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

      2). Jurnal Transaksi
      No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
      D K
      1 BDP – BB
      BDP – BTKL
      BDP – BOP
      Persediaan Bahan
      Biaya gaji & upah
      Biaya overhead pabrik
      (mencatat pembebanan biaya produksi)
      Rp 36.000
      Rp 19.000
      Rp 19.000


      – –


      Rp 36.000
      Rp 19.000
      Rp 19.000
      2 BOP – sesungguhnya
      Berbagai macam rekening yang dikredit
      BOP – dibebankan
      BOP – sesungguhnya
      Selisih BOP
      BOP – sesungguhnya
      (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

      Rp 19.200

      Rp 200
      – –
      Rp 19.200

      Rp 19.200

      Rp 200
      3 Persediaan Produk Selesai
      Persediaan Produk dalam Proses
      BOP – BB
      BDP – BTKL
      BDP – BOP
      (mencatat produk selesai & dalam Proses )

      Elemen produk selesai produk jumlah
      Dlm proses
      BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
      BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
      BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
      Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
      Rp 64.000
      Rp 10.000


      – –

      Rp 36.000
      Rp 19.000
      Rp 19.000
      4 Kas
      Penjualan
      HPP
      Persediaan Produk Selesai
      Penjualan
      HPP
      Laba/rugi
      Rp300.000

      Rp60.000

      Rp300.000

      – –
      Rp 300.000

      Rp60.000

      Rp60.000
      Rp240.000

      Aliran Biaya & Penghasilan

      Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

      36.000 32.000 32.000 32.000 32.000 300.000 60.000 60.000 300.000
      4.000 16.000 40.000
      16.000
      64.000

      BGU BDP – BTK Produk dalam proses

      19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
      3.000 3.000
      3.000
      10.000

      BOP BDP – BOP

      19.200 19.000 19.000 16.000
      3.000

      Penjualan

      300.000

      Laporan L/R

      Penjualan Rp 300.000
      HPP ( Rp 60.000 )
      Laba bersih Rp 240.000

      Balas

    • edo mire
      Des 19, 2012 @ 21:49:12

      TUGAS
      AKUNTANSI BIAYA
      Tentang
      HARGA POKOK PRODUKSI

      disusun Oleh:
      edo mire
      910.040

      Dosen Pembimbing:
      Dr.ELSANRA EKA PUTRA

      JURUSAN MENAJEMEN PERBANKAN SYARI`AH
      FAKULTAS SYARI`AH
      INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
      IMAM BONJOL PADANG
      1434H/2012M

      PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
      Produk masuk dalam proses 20.000 buah
      Produk selesai 16.000 buah
      Barang dalam proses akhir 4.000 buah
      Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
      Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
      Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
      Diminta:
      1. Laporan harga pokok produksi
      2. Jurnal
      3. Aliran biaya dan penghasilan
      4. Laporan laba/rugi

      Jawaban:
      1. Laporan Harga Pokok Produksi
      PT. JANATUL HAYATI
      LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
      BULAN DESEMBER 2012
      Laporan Produksi jumlah(buah)
      Produk masuk proses 20.000
      Produk selesai 16.000
      Produk dalam proses, penyelesaian
      50% bahan dan konveksi 75% 4.000
      20.000

      Biaya Dibebankan
      Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
      Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
      Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
      Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
      Jumlah 74.000 Rp. 4

      Perhitungan Hara Pokok
      Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
      Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
      Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
      Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
      Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
      Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
      Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

      2. Jurnal
      Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
      1. BDP-BB
      BDP-BTK
      BDP-BOP
      Persediaan Bahan
      Biaya Gaji dan Upah
      Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
      Rp. 19.000
      Rp. 19.000

      Rp. 36.000
      Rp. 19.000
      Rp. 19.000
      2. BOP Sesungguhnya
      Berbagai macam rek di kredit
      BOP Dibebankan
      BOP Sesungguhnya
      Selisih BOP
      BOP Sesungguhnya
      Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
      Rp. 19.200

      Rp. 19.000

      Rp. 200
      Rp. 19.200

      Rp.19.000

      Rp. 200

      3. Persediaan Produk selesai
      Persediaan produk dalam proses
      BDP- Biaya Bahan
      BDP-BTk
      BDP-BOP
      Mencatat produk selisih dan dalam proses
      Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
      Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
      Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
      Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
      Jumlah 64.000 10.000 74.000
      Rp. 46.000
      Rp. 10.000

      Rp. 36.000
      Rp. 19.000
      Rp. 19.000
      4. Kas
      Penjualan
      HPP
      Persediaan Produk Selesai
      Penjualan
      HPP
      Laba/rugi Rp. 300.000

      Rp. 60.000

      Rp.300.000
      Rp. 300.000

      Rp. 60.000

      Rp. 60.000
      Rp.240.000

      Aliran Biaya dan Penghasilan
      Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
      36000 36000 36000 32000 32000 60000
      4000 16000
      16000
      64000

      BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
      19000 19000 19000 160000 4000
      3000 3000
      BOP BDP- BOP
      19200 19000 19000 16000
      3000 3000 3000
      Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
      300000 60000 60.000 300000
      240000

      5. Laporan Laba/rugi
      PT JANATUL HAYATI
      LAPORAN LABA RUGI
      PER 31 DESEMBER 2011

      Penjualan Rp. 300000
      HPP Rp. 60.000
      Laba/Rugi Rp. 240.000

      Balas

  3. selfi hastria ningsih
    Des 18, 2012 @ 14:01:12

    TENTANG
    HARGA POKOK PRODUKSI

    SELFI HASTRIA NIGSIH

    DOSEN PEMBIMBING
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  4. nurul hasanah
    Des 18, 2012 @ 14:13:19

    AKUNTANSI BIAYA
    TENTANG
    HARGA POKOK PRODUKSI

    OLEH
    NURUL HASANAH
    911.052
    DOSEN PEMBIMBING
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  5. deltayunita
    Des 18, 2012 @ 14:15:35

    aKUNTANSI BIAYA
    TENTANG
    HARGA POKOK PRODUKSI

    OLEH
    DELTA YUNITA
    911.068
    DOSEN PEMBIMBING
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  6. febrianto
    Des 18, 2012 @ 19:58:49

    Assalaamu’alaikum pak,,,,
    pak ini tugas febrianto BP : 911.091 pak….
    Soal
    1. PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban:

    1.Laporan Harga Pokok Produksi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    (50% bahan dan konversi 75%) 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi
    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3. Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 36.000 36.000 32.000 32.000 60.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4. Laporan laba/rugi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan L/R
    per Desember 2011

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  7. Laura ariesta BP : 911 062
    Des 18, 2012 @ 23:11:21

    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    NAMA : Laura Ariesta
    BP : 911.062
    SOAL
    PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%, dari biaya tenaga kerja.Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    (Penyelesaian bahan 50% & Biaya pembersih 75%)
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dapat dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga Rp 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :
    No 1

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    50% bahan dan konversi 75% 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk Ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) =Rp18.000 Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) =Rp19.000 Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) =Rp14.000 Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    No 2
    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL 16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    Jumlah Rp864.400 Rp864.400

    No 3

    Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 32.000 32.000 32.000 32.000 60.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 40.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK

    19.000 19.000 19.000 16.000
    3.000

    BOP BDP – BOP Produk dalam proses
    4.000
    19.200 19.000 19.000 16.000 3.000
    3.000 3.000
    10.000

    Penjualan
    300.000

    No 4
    Laporan L/R

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  8. jannatul hayati BP 911.096
    Des 18, 2012 @ 23:46:57

    TUGAS AKUNTANSI BIAYA
    nama : jannatul hayati
    Bp : 911.096
    Soal
    1. PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :

    1.Laporan Harga Pokok Produksi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    (50% bahan dan konversi 75%) 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3. Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 36.000 36.000 32.000 32.000 60.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4. Laporan laba/rugi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan L/R
    per Desember 2011

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  9. Fitri Indraweni, BP 911.057
    Des 19, 2012 @ 11:12:51

    TENTANG
    HARGA POKOK PRODUKSI

    OLEH
    Fitri Indraweni
    911.057
    DOSEN PEMBIMBING
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  10. Ridho Rachmadia Irlanda, BP 910.036
    Des 19, 2012 @ 11:36:14

    TUGAS AKUNTANSI BIAYA
    nama : Ridho Rachmadia Irlanda
    Bp : 910.036
    Soal
    1. PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :

    1.Laporan Harga Pokok Produksi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    (50% bahan dan konversi 75%) 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3. Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 36.000 36.000 32.000 32.000 60.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4. Laporan laba/rugi

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan L/R
    per Desember 2011

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  11. Shinta Fitri Zainita
    Des 19, 2012 @ 13:05:02

    Assalaamu’alaikum wr wb pak……….
    pak ini tugas Shinta Fitri Zainita
    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    NAMA : SHINTA FITRI ZAINITA
    BP : 911.082

    SOAL
    PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menyusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    50% bahan dan konversi 75% 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3) menyusun aliran biaya dan penghasilan

    Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 32.000 32.000 32.000 32.000 300.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4) laporan laba rugi
    Laporan L/R

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  12. Surya Rahmi
    Des 19, 2012 @ 13:12:15

    Asslaamu’alaikum pak……….
    pak ini tugas Surya Rahmi pak
    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA

    SOAL
    PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menyusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    50% bahan dan konversi 75% 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3) menyusun aliran biaya dan penghasilan

    Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 32.000 32.000 32.000 32.000 300.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4) laporan laba rugi
    Laporan L/R

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  13. Lisatikawati
    Des 19, 2012 @ 13:16:23

    Assalaamu’alaikum pak
    pak ini tugas Lisatikwati
    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA

    SOAL
    PT. Jannatul Hayati mengolah produk nya, melalui satu tahap dan BOP dibebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan di muka sebesar 100%
    dari biaya tenaga kerja.
    Data produksi dan biaya selama bulan Desember tahun 2011 sbb :
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50%
    Biaya pembersih 75%
    Biaya produksi sesungguh nya terdiri atas bahan 36.000
    Tenaga kerja 19.000
    BOP 19.200
    Produk selesai yang dijual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20/buah.
    a. Meyusun harga produk produksi
    b. Jurnal
    c. Menyusun aliran biaya dan penghasilan
    d. Menyusun L/R

    Jawaban :

    PT. Jannatul Hayati
    Laporan Harga Pokok Produksi
    Bulan Des 2011

    Laporan produksi Jumlah (buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Poduk dalam proses, penyelesaian 4.000
    50% bahan dan konversi 75% 20.000

    Biaya dibebankan
    Elemen Biaya Jumlah Produk ekuivalen HP Satuan
    Bahan Rp 36.000 Rp 16.000+Rp 4000 (50%) Rp 2
    BTKL Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    BOP Rp 19.000 Rp 16.000+Rp 4000 (75%) Rp 1
    Jumlah Rp 74.000 Rp 4

    Perhitungan Harga Pokok
    HP produk selesai = 16.000 x Rp 4 =Rp 64.000
    HP produk dalam proses = 4.000

    Elemen Biaya
    BB = 4.000 x 50% x Rp 2 =Rp 4.000
    BTKL = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    BOP = 4.000 x 75% x Rp 1 =Rp 3.000
    Rp 10.000
    Jumlah Harga pokok yang diperhitungkan Rp 74.000

    2). Jurnal Transaksi

    No Nama Rekening dan Keterangan Jumlah
    D K
    1 BDP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya gaji & upah
    Biaya overhead pabrik
    (mencatat pembebanan biaya produksi)
    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000


    – –


    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    2 BOP – sesungguhnya
    Berbagai macam rekening yang dikredit
    BOP – dibebankan
    BOP – sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP – sesungguhnya
    (mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup biaya overhead pabrik dibebankan dan menghitung selisih) Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    – –
    Rp 19.200

    Rp 19.200

    Rp 200
    3 Persediaan Produk Selesai
    Persediaan Produk dalam Proses
    BOP – BB
    BDP – BTKL
    BDP – BOP
    (mencatat produk selesai & dalam Proses )

    Elemen produk selesai produk jumlah
    Dlm proses
    BB 16.000 x Rp 2=Rp32000 Rp 4000 Rp36.000
    BTKL16.000 x Rp1 =Rp16000 Rp 3000 Rp19.000
    BOP 16.000 x Rp 1=Rp16000 Rp3000 Rp 19.000
    Jumlah Rp64000 Rp10000 Rp74000
    Rp 64.000
    Rp 10.000


    – –

    Rp 36.000
    Rp 19.000
    Rp 19.000
    4 Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi
    Rp300.000

    Rp60.000

    Rp300.000

    – –
    Rp 300.000

    Rp60.000

    Rp60.000
    Rp240.000

    3) menyusun aliran biaya dan penghasilan

    Aliran Biaya & Penghasilan

    Persediaan bahan BOP – BB Produk selesai HP L/R

    36.000 32.000 32.000 32.000 32.000 300.000 60.000 60.000 300.000
    4.000 16.000 240.000
    16.000
    64.000

    BGU BDP – BTK Produk dalam proses

    19.000 19.000 19.000 16.000 4.000
    3.000 3.000
    3.000
    10.000

    BOP BDP – BOP

    19.200 19.000 19.000 16.000
    3.000

    Penjualan

    300.000

    4) laporan laba rugi
    Laporan L/R

    Penjualan Rp 300.000
    HPP ( Rp 60.000 )
    Laba bersih Rp 240.000

    Balas

  14. ranof indra wahyuni
    Des 21, 2012 @ 13:52:19

    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    Tentang
    HARGA POKOK PRODUKSI

    disusun Oleh:
    Ranof Indra Wahyuni
    911.069
    Mps “B”

    Dosen Pembimbing:
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MENAJEMEN PERBANKAN SYARI`AH
    FAKULTAS SYARI`AH
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012M

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  15. muhammad supian
    Des 21, 2012 @ 19:51:31

    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    Tentang
    HARGA POKOK PRODUKSI

    disusun Oleh:
    Muhammad Supian
    910.009
    Mps

    Dosen Pembimbing:
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MENAJEMEN PERBANKAN SYARI`AH
    FAKULTAS SYARI`AH
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012M

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  16. febri mustika arma 911.056
    Des 22, 2012 @ 20:51:52

    TUGAS
    AKUNTANSI BIAYA
    Tentang
    HARGA POKOK PRODUKSI
    asalammu’alaikum bapak
    Teriring salam dan doa kehadirat Allah SWT semoga Bapak beserta ibuk selalu berada dalam lindungan-Nya dan sukses menjalankan aktifitas sehari-hari.,Aamiin
    disusun Oleh:
    Febrimustika Arma
    911.058
    Mps

    Dosen Pembimbing:
    Dr.ELSANRA EKA PUTRA

    JURUSAN MENAJEMEN PERBANKAN SYARI`AH
    FAKULTAS SYARI`AH
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1434H/2012M

    PT. Janatul Hayati mengolah produknya melalui satu tahap dan BOP di bebankan pada produk atas dasar tarif yang di tentukan dimuka sebesar 100% dari biaya tenaga kerja. Data produksi dan biaya selama bulan Desember 2011 adalah sebagai berikut:
    Produk masuk dalam proses 20.000 buah
    Produk selesai 16.000 buah
    Barang dalam proses akhir 4.000 buah
    Penyelesaian bahan 50% dan biaya konveksi 75%
    Biasa overhead pabrik sesungguhnya terdiri atas bahan 36.000, tenaga kerja 19.00, BOP 19.200.
    Produk selesi yang dapat di jual secara tunai sebanyak 15.000 buah dengan harga 20 rupiah per buah
    Diminta:
    1. Laporan harga pokok produksi
    2. Jurnal
    3. Aliran biaya dan penghasilan
    4. Laporan laba/rugi

    Jawaban:
    1. Laporan Harga Pokok Produksi
    PT. JANATUL HAYATI
    LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI
    BULAN DESEMBER 2012
    Laporan Produksi jumlah(buah)
    Produk masuk proses 20.000
    Produk selesai 16.000
    Produk dalam proses, penyelesaian
    50% bahan dan konveksi 75% 4.000
    20.000

    Biaya Dibebankan
    Elemen biaya jumlah pr oduksi ekuivalen harga pokok/buah
    Bahan 36.000 16.000X4.000(50%) Rp. 2
    Tenaga kerja 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Overhead 19.000 16.000X4.000(75%) Rp. 1
    Jumlah 74.000 Rp. 4

    Perhitungan Hara Pokok
    Harga Pokok Produk Selesai 16.000 X 4.000 64.000
    Harga Pokok Produk Dalam Prses 4.000
    Bahan 4000X50%X Rp.2 4.000
    Tenaga Kerja 4000X75%X Rp.1 3.000
    Overhead pabrik 4000X75%X Rp.1 3.000
    Jumlah Harga Pokok Produk Dalam Proses 10.000
    Jumlah Harga Pokok di perhitungkan 74.000

    2. Jurnal
    Nomor Nama rek dan keterangan Debit Kredit
    1. BDP-BB
    BDP-BTK
    BDP-BOP
    Persediaan Bahan
    Biaya Gaji dan Upah
    Biaya BOP di Bebankan Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    2. BOP Sesungguhnya
    Berbagai macam rek di kredit
    BOP Dibebankan
    BOP Sesungguhnya
    Selisih BOP
    BOP Sesungguhnya
    Mencatat biaya overhead pabrik sesungguhnya, menutup BOPD dan menghitung selisih
    Rp. 19.200

    Rp. 19.000

    Rp. 200
    Rp. 19.200

    Rp.19.000

    Rp. 200

    3. Persediaan Produk selesai
    Persediaan produk dalam proses
    BDP- Biaya Bahan
    BDP-BTk
    BDP-BOP
    Mencatat produk selisih dan dalam proses
    Elemen Produk selesai Produk dalam proses Jumlah
    Bahan 16.000XRp.2=32.000 4.000 36.000
    Tenaga Kerja 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Overhead 16.000XRp.1=16.000 3.000 19.000
    Jumlah 64.000 10.000 74.000
    Rp. 46.000
    Rp. 10.000

    Rp. 36.000
    Rp. 19.000
    Rp. 19.000
    4. Kas
    Penjualan
    HPP
    Persediaan Produk Selesai
    Penjualan
    HPP
    Laba/rugi Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp.300.000
    Rp. 300.000

    Rp. 60.000

    Rp. 60.000
    Rp.240.000

    Aliran Biaya dan Penghasilan
    Persediaan Bahan BOP- BB Produk Selesai
    36000 36000 36000 32000 32000 60000
    4000 16000
    16000
    64000

    BGU BDP- BTKL Produk dalam Proses
    19000 19000 19000 160000 4000
    3000 3000
    BOP BDP- BOP
    19200 19000 19000 16000
    3000 3000 3000
    Penjualan Harga Pokok Laba /Rugi
    300000 60000 60.000 300000
    240000

    5. Laporan Laba/rugi
    PT JANATUL HAYATI
    LAPORAN LABA RUGI
    PER 31 DESEMBER 2011

    Penjualan Rp. 300000
    HPP Rp. 60.000
    Laba/Rugi Rp. 240.000

    Balas

  17. pujy yonesha
    Des 22, 2012 @ 22:40:57

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;
    Puji yonesha ;911.044

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M
    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  18. anisa noviyalni
    Des 22, 2012 @ 22:56:23

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;
    ANISA NOVIYALNI ;911.008

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M
    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  19. febrianto
    Des 22, 2012 @ 23:44:56

    assalaamu’alaikum pak…
    pak ini tugas febrianto BP. 911.091 pak.tugas perbaikan nilai tu pak..

    Soal…
    1. PT Feri mengolah Produk melalui 1 tahap produksi,berikut ini data produksi.
    a. Bahan yang dipakai untuk PT very 50.000
    b. Biaya gaji dan Upah yang dibayarkan.
    1. Kariawan pabrik 39.000
    2. Kariawan ADUM 20.000
    3. Kariawan pemasaran 10.000
    c. Biaya dan lain – lain.
    1. Penyusutan aktiva tetap yang menjadi BOP 10.000
    2. ADUM 5.000
    3. Pemasaran 3.000
    4. Listrik dan telepon 4.000
    5. ADUM 1.000
    6. Pemasaran 1.000
    7. Biaya lain – lain yang terhutang 1.000
    8. Biaya pemasaran 5.000
    d. Data produksi dan penjualan.
    1. Produk masuk proses 20.000 buah.
    2. Produk selesai 15.000 buah.
    3. Produk dalam proses akhir 5.000 buah
    ( Bahan 100 % Konversi 80 %)
    Diminta : buat laporan harga produksi dan jurnal…
    JAWAB :
    1. Laporan Harga Produksi.
    Laporan produksi jumlah / buah
    Produk masa proses 20.000
    Produk selesai 15.000
    Produk dalam proses akhir 5.000 +
    (bahan 100% Konversi 80%) ———–
    20.000

    Biaya dibebankan.
    Elemen biaya jumlah produk ekuivalen harga pokok satuan
    Bahan baku 50.000 20.000 2,5
    Tenaga kerja 39.000 16.000 2,4375
    Op 10.000 + 16.000 0,625 +
    ———- ————–
    99.000 5,5625

    Perhitungan harga pokok
    Harga pokok produksi selesai 15.000 buah @ 5,5625 = 83.437,5
    Harga produk dalam proses.
    Elemen biaya
    Bahan baku 5.000 x 100% x 2,5 = 12.500
    Tenaga kerja 5.000 x 80 % x 2,4375 = 9.750
    Op 5.000 x 80 % x 0,625 = 2.500 +
    ————
    Jumlah harga pokok dalam proses 24.750 +
    —————
    Jumlah harga poko diperhitungkan 108.187,5

    2. Jurnal
    a. Persediaan bahan 50.000
    Hutang dagang 50.000
    (mencatat pembelian bahan )
    b. Biaya kariawan pabrik 39.000
    Biaya ADUM 20.000
    Biaya Pemasaran 10.000
    Biaya gaji dan upah 69.000
    c. BOP 10.000
    Biaya ADUM 6.000
    Biaya pemasaran 9.000
    Biaya listrik 4.000
    Biaya lain-lain 1.000
    Kas 30.000
    d. Produk selesai 83.437,5
    Barang dalam proses 37.500
    BDP BTKL 36.562,5
    BDP BOP 9.375
    (pencatatan pesediaan produk selesai )
    Persediaan produk dalam proses 24.750
    BDP BB 12.500
    BDP BTKL 9.750
    BDP BOP 1.500
    ————————-
    JUMLAH 108.187,5 108.187,5

    Balas

  20. lailatul munawaroh
    Des 22, 2012 @ 23:51:06

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;

    LAILATUL MUNAWAROH ;911.037

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M

    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  21. WITRI NASMITA
    Des 23, 2012 @ 00:25:43

    TUGAS : WITRI NASMITA
    911.001
    MPS A

    PT. RESI MIARSI
    Berproduksi atas nama pesanan, tanggal 1 Januari 2011
    Neraca perusahaan menunjukkan sebagai berikut :
    PT. RESI MIARSI
    NERACA
    1 Januari 2011

    Aktiva lancar
    Kas 1.220.000
    Per. Barang jadi 180.000
    Per. Barang dalam proses 40.000
    Assuransi 60.000
    Total aktiva Rp 1.500.000

    Aktiva tetap
    Tanah 600.000
    Bangunan 4.200.000
    Akutansi penyusutan barang 420.000
    Mesin 3.000.000
    Akutansi penyusutan 600.000
    Peralatan 900.000
    Akutansi penyusutan peralatan 180.000
    Total aktiva tetap Rp 7.500.000
    Hutang lancar
    Harga dagang 400.000

    Modal
    Modal saham 600.000
    Laba ditahan 2.600.000
    Jumlah modal Rp 8.600.000

    .
    Total harga lancar Rp 9.000.000

    • Persediaan BOP : pesanan no 705 = 200 buah, rincian sebagai berikut.
    1. Biaya BB 10.000
    2. Biaya TKL 20.000
    3. BOP 10.000
    Total biaya Rp 40.000

    • Persediaan barang jadi no. pesanan 703 yang belum diserahkan :
    Kepelanggan 500 buah :
    Untuk tariff BOP = Budget BOP = 200.000 = 40
    Budget jam kerja langsung 5000 jam

    Transaksi yang terjadi dalam bulan Januari dll adalah sebagai berikut.
    a. Diterima pesanan no. 001 sebanyak 1000 buah produk dengan harga jasa Rp 400.000, dan pesanan no. 002 sebanyak 800 buah, dan harga jual Rp 500.000 kemudian pemesanan 001 tahun membayar uang muka sebesar 150.000.
    b. Dibeli BB dan supplies bahan baku :
    a. 100.000, dan
    b. 150.000
    c. 20.000, dan
    d. 10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang :
    x : 15.000 dan y : 5.000
    c. Pesanan 703 diserahkan kepada pemesan dengan harga jual Rp 350.000 tunai.
    d. Pemakaian bahan baku dan bahan penolong.
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 30.000 40.000
    001 35.000 50.000 12.500 7.500
    002 15.000 30.000
    e. Baban gaji dan upah yang terjadi selama bulan Januari 2011 sbb :
    Pesanan Jam Kerja Jumlah Upah
    705 1.500 750.000
    001 2.000 110.000
    002 1.400 70.000
    Tidak langsung :
    Karyawan pemasaran 40.000
    Administrasi umum 60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan 20.000
    Dana pensiun 10.000
    f. Sumbangan pajak pendapatan dana pensiun di alokasikan kepada setiap fungsi berdasarkan jumlah gaji dan upan yang besarnya sbb :
    1. Pajak pendapatan 10.000
    2. Pajak pensiun 15.000
    Semua pajak pendapatan dan pensiun sudah di setorkan kepada yang terbaik :
    BOP sesungguhnya : 18.750
    Biaya pemasaran : 2.500
    B. adninistrasi : 3.750
    g. Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik yang dilakukan sendiri oleh karyawan perusahaan yang menggunakan suku cadang :
    x = 15.000
    y = 2.500

    h. Biaya air dan listrik telah dibayarkan 20.000
    Pabrik 15.000
    Pemasaran 2.000
    Administrasi 3.000
    i. Pesanan no. 705 dan 001 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual dengan harga 400.000 secara kredit.
    j. Dibayarkan hutang dagang atas pembelian bahan 200.000
    k. Biaya penyusutan dan asuransi yang diperhitungkan untuk bulan Januari sbb :
    Penyusutan tahunan :
    1. Pabrik 15.000
    2. Pemasaran 7.500
    3. Administrasi 12.500
    4. Penyusutan :
    • Mesin 50.000
    • Peralatan 9.000
    • Pemasaran 2.000
    • Administrasi 4.000
    Total penyusutan 100.000
    Assuransi pabrik 3.000
    Pemasaran 1.000
    Administrasi 1.000
    l. Biaya lain-lain yang masih terhutang pada akhir tahun :
    BOP 5.000
    Pemasaran 3.500
    Biaya administrasi 2.000

    KETERANGAN D K
    Barang dalam proses – B.Bahan Baku
    Barang dalam proses – B. Tenaga Kerja Langsung
    Barang dalam proses – B. Overhead Pabrik
    Perusahaan produk dalam pasar
    “Membuat jurnal revering (Jk) atas persediaan awal produk dalam proses per.705 ke rekening barang ke dalam proses”

    Kas
    Uang Muka langganan
    “Penemuan yang muka dari peranan no.out”

    Persediaan bahan baku
    Persediaan bahan penolong
    Persedian supplier pabrik dan suku cadang
    Hutang Dagang
    “Mencatat pembelian barang dengan kredit”

    Kas
    Pemuaian
    Harga pokok pemuaian
    Persediaan produk selesai
    “Menctat penjualan dan harga poko penjualan dan peranan no.703”

    Barang dalam proses – Biaya bahan baku
    Biaya overhead pabrik – Sesungguhnya.
    Persediaan bahan baku
    Persediaan bahan penolong
    “Mencatat pemakaian bahan baku dan penolong”

    Biaya Gaji dan Upah
    HPP
    H. Dana dan Pensiun
    H. Gaji dan Upah.
    “Mencatat terjadi biaya gaji dan upah”
    Hutang gaji dan upah
    Kas
    “Mencatat pembayaran gaji dan upah.”
    Barang dalam proses – B. tenaga kerja langsung
    b.overhead pabrik sesungguhnya
    b.penasaran
    b.adm dan umum
    B. Gaji dan Upah
    “Mencatat distribusi biaya gaji dan upah”
    Barang dalam proses – B.Overhead Pabrik
    Biaya overhead pabrik dibebankan
    10.000
    20.000
    10.000

    150.000

    250.000
    30.000
    20.000

    350.000

    170.000

    200.000
    20.000

    400.000

    370.000

    255.000
    45.000
    40.000
    60.000

    196.000

    40.000

    150.000

    300.000

    350.000

    180.000

    200.000
    20.000

    20.000
    10.000 370.000

    370.000

    400.000

    196.000

    Keterangan K D
    Mencatat pembebanan biaya overhead kepada peranan sebesar = tarip x kapasitas sesungguhnya.
    Desember Jam kerja Tarif Jumlah
    705 1.500 40 60.000
    001 2.000 40 80.000
    002 1.400 40 56.000
    4.900 196.000

    Biaya overhead pabrik sesungguhnya
    Biaya pemasaran
    Biaya administrasi dan umum
    HPP
    H. Dana pension
    Mencatat sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun, perincian :
    Elemen B. Gaji PP Dana pensiun Jumlah
    BOP 300.000 (75%) 7.500 11.250 18.750
    BPm 40.000 (10%) 1.000 1.500 2.500
    BAU 60.000 (15%) 1.500 2.250 3.750
    400.000 10.000 1.500 25.000

    Hutang pajak pendapatan
    Hutang dana pensiun
    Uas

    “Mencatat pembayaran/setoran pajak pendapatan dan dana pensiun.”

    Ditanggung
    Elemen Karyawan Perusahaan Jumlah
    P. Pd 20.000 10.000 30.000
    D. Pn 10.000 15.000 25.000
    30.000 35.000 55.000

    Biaya overhead pabrik sesungguhnya
    B. pemasaran
    B. administrasi dan umum
    Persediaan supplies dan suku cadang
    Kas

    “Mencatat biaya reparasi dan pemeliharaan yang di laksanakan sendiri maupun membeli.”

    18.750
    2.500
    3.750

    30.000
    25.000

    17.500
    4.000
    6.000

    10.000
    15.000

    55.000

    17.500
    10.000

    Keterangan D K
    Biaya overhead pabrik sesungguhnya
    Biaya pemasaran
    Biaya administrasi dan umum
    Kas

    “Mencatat biaya listrik dan air yang dibayar tunai.” 15.000
    2.000
    3.000

    20.000

    Balas

  22. rahmi putri
    Des 23, 2012 @ 13:20:09

    Tugas

    AKUNTANSI BIAYA

    Oleh

    RAHMI PUTRI
    911.032

    Dosen Pembimbing
    ELSANRA EKA PUTRA

    MANAJEMEN PERBANKAN SYARIAH (MPS A)
    FAKULTAS SYARIAH
    IAIN IMAM BONJOL PADANG

    PT RHESSY
    NERACA
    I JANUARI 2012

    Aktiva lancar hutang lancar
    Kas 1.20.000 hutang dagang 400.000
    Persediaan brg jadi 180.000 modal
    Persd.brg dlm proses 40.000 modal saham 6000.000
    Asuransi 60.000 laba ditahan 2.600.000
    Total aktiva 1.500.000

    Aktiva tetap
    Tanah 600.000
    Bangunan 4.200.000
    Akm.penystn brg (420.000)
    Mesin 3.000.000
    Akm.pnystn mesin (660.000)
    Peralatan 900.000
    Akm.pnystn prltan (180.000)
    Total aktiva tetap 7500.000 total hutang lancar 9.000.000

     Persediaan barang dalam proses (BDP) pesanan no 705 : 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB 10.000
    b. Biaya TKL 20.000
    c. BOP 10.000
    Total biaya 40.000
     Persediaan barang jadi NO pesanan 703 yang belum diserahkan ke pelanggan 500 buah untuk tarif BOP adalah budget BOP =200.000 = Rp.40
    Budget jm kerja lgsg 5000/jam

    Transaksi yang terjadi dalam bulan januari 2011 adalah sbb:
    a. Diterima pesan no 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp. 400.000 dan pesanan no.002 sebanyak 800 buah dengan harga jual Rp.500.000, kemudian pesanan no .001 telah membayar uang muka sebesar Rp.150.000
    b. Di beli BB dan supplies bahan baku
    A 100.000 b. 150.000 bahan baku
    C 10.000 d. 20.000 bahan penolong
    Kemudian supplies dan suku cadangan x=15.000 dan y=5000
    c. Pesanan 703 di serahkan kepada pemesan dengan harga jual Rp.350.000 tunai
    d. Pemakaian bahan baku dan beban pendorong
    Pesanan BBA BBB BPA BPB
    705 30.000 40.000
    001 35.000 50.000 12.500 75.000
    002 15.000 30.000

    e. Beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    7005 1500 750.000
    001 200 110.000
    002 1400 70.000

    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran 40.000
    ADM umum 60.000
    Potongan gaji dn upah
    Pajak pendapatan 20.000
    Dana pension 10.000

    no keterangan Ref debet Kredit
    jr BDP biaya bahan baku
    BDP TKL
    BDP BOP
    Persediaan BOP 10.000
    20.000
    10.000

    40.000
    a Kas
    Uang muka penjualan
    (penerimaan uang muka pesanan) 150.000
    150.000
    b Persediaan bhn baku
    Persediaan bhn penolong
    Persediaan bhn baku ssc
    Hutang dagang 250.000
    30.000
    20.000

    300.000
    c Kas
    Penjualan
    Hp.penjualan
    Pers.brg jadi 350.000

    180.000
    350.000

    180.000

    Untuk mencari di tentukan dulu pesana 703 yaitu:
    – BOP 500×40=20.000
    – BBB 10.000:2000=500×5=2.500
    – TKL20.000:2000=500×10=5000
    Biaya produksi Rp.27.500
    Biaya pemasaran
    Gaji dan upah 152.500
    b. adm
    hp.penjualan Rp.180.000

    D. BDP bahan baku 20.000
    BOP sesunggunya 20.000
    Persediaan bahan baku 200.000
    Persediaan bahan penolong 20.000

    E. Biaya gaji dan upah 400.000
    Hutang pajak pendapatan 20.000
    Hutang dana pension 10.000
    Hutang gaji dan upah 370.000

    Hutang gaji dan upah 370.000
    Kas 370.000

    Barang dalam proses biaya tenaga kerja langsung (BDP-BTKL) 255.000
    BOP sesungguhnya 45.000
    Biaya pemasaran 40.000
    Biaya anum 60.000
    Biaya gaji dan upah 400.000
    BDP-BOP 196.000
    BOP dibebankan 196.000

    F. sumbangan pajak pendapatan dan dana pension dan di alokasikan kepada setiap fungsi berdsarkan jumlah gaji dan upah yang besarnya sebagai berikut:
    1. Pajak pendapatan 10.000
    2. Dana pensiun 15.000
    Semua pajak pendapatan dan pension sudah di setorkan kepada yang berhak.
    Jurnalnya:
    a. BOP sesungguhnya 18.750
    Biaya pemasaran 2.500
    Biaya adm dan umum 3.750
    Hutang pajak pendapatan 10.000
    b. Hutang pajak pendapatan 10.000
    Hutang dana pensiun 15.000
    Kas 25.000

    G. Biaya reparasi dan biaya pemeliharaan ATP yang dilakukan sendiri oleh karyawan perusahaan yang menggunakan suku bunga cadangan
    X 15.000
    Y 2.500
    Reparasi dan pemeliharaan yang dibeli dari jasa pihak luar telah di bayar kas. Untuk pemasaran 4000 adum 6000
    Jurnalnya:
    BOP sesungguhnya 17.500
    Biaya pemasaran 4.000
    Biaya adum 6.000
    Persediaan supplies dan suku cadangan 17.500
    Kas 10.000

    H. biaya listrik dan air telah di bayarkan 20.000
    Dengan rincian pabrik 15.000 pemasaran 2000 adum 3000
    Jurnalnya :
    Biaya pabrik 15.000
    Biaya pemasaraan 2.000
    Biaya adm 3.000
    Kas 20.000

    I. Pesanan 705 dan 001 telah selesai dan pesanan 705. Telah di jual dengan 400.000 secara kredit
    Jurnalnya ;
    Persediaan produk selesai 520.000
    BDP bahan baku 165.000
    BDP BTKL 205.000
    BDP BOP 150.000
    105 berasal dari bahan baku
    Persediaan awal 705
    10.000
    70.000
    Persediaan 101
    85.000=165.000
    Jurnal :
    Piutang dagang 400.000
    Penjualan 400.000
    HPP 245.000
    Persediaan produk selesai 245.000

    J. Dibayar hutang dagang atas pembelian bahan 200.000
    Hutang dagang 200.000
    Kas 200.000

    K. Biaya penyusutan dan asuransi yang di perhitungkan untuk bulan januari sebagai berikut :
    Penyusutan tahunan :
    1. Pabrik 15.000
    2. Pemasaran 7.500
    3. Adm 12.500
    Penyusutan :
    1. Mesin 50.000
    2. Peralatan 9.000
    3. Pemasaran 2000
    4. Adm 4000
    Jurnalnya :
    1. BOPS 74.000
    Biaya pemasaran 9.500
    Biaya adum 16.500
    Akm penyusutan bangunan 35.000
    Akm penyusutan mesin 50.000
    Akm penyusutan peralatan 15.000
    2. BOPS 3000
    B.pemasaran 1000
    b.adum 1000

    Balas

  23. FARIDA YENTI BP : 911.013
    Des 23, 2012 @ 14:01:32

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;

    FARIDA YENTI : 911.013

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M
    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  24. RAHMAT BP : 911.010
    Des 23, 2012 @ 14:04:03

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;

    RAHMAT : 911.010

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M
    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  25. MATSYAFRIANTO BP : 911.055
    Des 23, 2012 @ 14:07:02

    TUGAS
    AKUNTASI BIAYA
    Tentang
    NERACA PT RESSY

    Oleh ;

    MAT SYAFRIANTO BP : 911.055

    dosen pembimbing;

    ELSANRA EKA PUTRA

    Jurusan manajemen perbagkan syariah
    INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
    IMAM BONJOL PADANG
    1433 H / 2012 M
    PT RESSY
    NERACA
    1 JANUARY 2012

    AKTIFALANCAR HUTANG LANCAR
    Kas 1220000 Hutang Dagang 400000
    Persediaan Barang Jadi 180000
    Persiapan BDP 40000
    Asuransi 60000
    Total Aktifa Lancar 1500000

    AKTIFA TETAP MODAL
    Tanah 600000 Modal Saham 6000000
    Bangunan 4200000 Laba DiTahan 2600000
    Akm.Peny barang -420000
    Mesin 3000000
    Akm.Peny Mesin -600000
    Peralatan 900000
    Akm.Peny.Peralatan -180000 .
    Total Aktifa Tetap 7500000 Total hutang lancar 9000000

     Persediaan BDP = Pesanan No 705 = 2000 buah dengan rincian sbb:
    a. Biaya BB = Rp.10000
    b. Biaya TKL =Rp. 20000
    c. BOP = Rp.10000
    Total Biaya Rp. 40000
     Persediaan barang jadi no pesanan 703 yang belum diserahkan 500 buah untuk tariff BOP adalah:
    1. Budget BOP = 200000 = Rp. 40,-
    2. Budget jam kerja = 5000/jam

    Transaksi yang terjadi di bulan januari 2011 adalah sbb:
    1) Diterima pesanan No 001 sebanyak 1000 buah produk dan harga jual Rp.400.000, dan pesanan No 002 sebanyak 800 buah dan harga jual Rp, 500.000 , kemudian pesanan 001 telah membayar uang muka sebesar Rp. 150.000.
    2) Di beli BB dan supplies bahan baku:
    A=100.000
    B=150.000
    D=20.000
    E=10.000
    Kemudian supplies dan suku cadang X=15.000 dan Y=5000
    3) Pesanan 703 diserahkan kepada pemesanan dan harga jual Rp. 350.000 tunai
    4) Pemakaiaan bahan baku dan beban penolong
    Pesanan BB A BB B BP A BP B
    705 Rp.30000 Rp.40000
    001 Rp.35000 Rp.50000 Rp.12500 Rp.7500
    002 Rp.15000 Rp.30000
    5) beban gaji dan upah yang terjadi selama bulan januari 2011 sbb:
    Untuk pesanan jam kerja jumlah upah
    705 1500 750000
    001 2000 110000
    002 1400 70000
    Tidak langsung
    Karyawan pemasaran Rp.40.000
    ADM umum Rp.60.000
    Potongan gaji dan upah
    Pajak pendapatan Rp.20.000
    Dana pensiunan Rp.10.000
    No keterangan ref D K
    A BDP Biaya Bahan Baku 10000
    BDP TKL 20000
    BDP BOP 10000
    Peserdiaan BDP 40000

    B kas 150000
    uang muka pesanan 150000
    pesanan BB 250000
    persediaan barang penolong 30000
    persediaan supplies &SC 20000
    hutang dagang 3000
    C kas 350000
    penjualan 350000
    hp persediaan
    persediaan barang jadi
    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000

    D Barang dagang proses bahan baku Rp 200,000
    BOP(biaya overhead parbik) 20000
    persediaan bahan baku 200000
    persediaan bahan penolong 20000

    E Biaya gaji dan upah 400000
    h.pajak pendapat 20000
    h.dana pensiun 10000
    h.gaji dan upah 370000
    H.gaji dan upah 370000
    kas 370000
    BDP BTKL 255000
    BOP sesungguhnya 45000
    B.pemasaran 40000
    B,adm umum 60000
    400000

    BDP.BOP 196000
    BOP dibebankan 196000

    F sumbangan pajak pendapatan dan dana pensiun dan di alokasikan kepada setiap fungsi
    berdasarkan jumlah giji dan upah yang jumlah sbb:
    1.pajak pendapatan
    2.dana pensiun

    biaya operasional sesunguhnya 18750
    biaya pemasaran 2500
    biaya adm dan umam 3750
    h.pajak pendpat 10000
    h.dana pensium 15000
    h.pajak pendapat 10000
    h.dana pensium 15000
    kas 25000

    G biaya reparasi dan biaya pemeliharan AT P (aktifa tetap pabrik)yang dilakukan sendiri
    oleh perusahaan yang mengunakan suku bunga
    X =15000
    Y=25000
    reparasi dan pemeliharaan yang dari pihak luar telah dibayar kas
    untuk:untuk pemasaran 4000 untuk adm 6000

    JURNAL
    BOPS 17500
    B.pemasaran 4000
    B.adm umum 6000
    persediaan suplies dan suku cadangan 17500
    kas 10000

    H. biaya listrik dan air telah di bayar 20000 dengan rincian :
    pabrik 15000
    pemasaran 2000
    adm dan umun 3000

    JURNAL
    biaya pabrik 15000
    biaya pemasaran 2000
    biaya adm 3000
    kas 20000

    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000
    I pesanan no 705 dan 007 telah selesai dan pesanan 705 telah dijual
    dengan harga 400000 secara kredit

    persediaan produk selesai 520000
    BDP bahan baku 165000
    BTKL 205000
    BOP 150000

    BB over 10000
    70000 85000
    piutang dagang 400000
    penjualan 400000
    HPP 243000
    Persediaan barang dagang 243000

    J di bayar hutang dagang atas pembelian bahan baku 200000

    hutang dagang 200000
    kas 200000

    K biaya penyusutan dan asuransi yang dihitung untuk bulan januari sbb:
    1. pabrik 15000
    2.pemasaran 7500
    3.adm 12500
    4.penyusutan
    *mesin 50000
    *peralatan 9000
    *pemasaran 2000
    *adm 4000
    total penyusutan 100000
    asuransi pabrik 3000
    pemasaran 1000
    adm 1000

    JURNAL
    BOPS 74000
    B.pemasaran 9000
    b.adm dan umum 16.5
    akm.peny mesin 500000
    akm.peny peralatan 15000
    akm.peny bangunan 35000

    BOPS 3000
    B.pemesaran 1000
    b.adm 1000
    persekot asuransi 5000

    L biaya lain”yang masih terhubung
    BOP 5000
    pemasaran 3000
    b.adm 2000
    hutang biaya 10000

    Balas

  26. elsanraekaputra
    Jul 09, 2015 @ 12:03:26

    DATA DAERAH RAWAN BENCANA DI INDONESIA
    JAKARTA–MICOM:Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dana pendampingan sebesar Rp200 miliar guna menghadapi ancaman bahaya banjir dan longsor tahun ini.

    “Apabila terjadi ancaman bahaya banjir atau longsor dengan skala besar lembaga internasionalpun siap membantu,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Dodi Ruswandi di gedung BNPB Jakarta, Selasa (13/11). Ia didampingi Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Sugeng Triutomo dan Humas BNPB Sutopo Yuwono.

    Tahun ini sejak bulan Januari hingga sekarang terjadi 96 kejadian banjir dengan anggaran dana pendampingan Rp50 miliar dan enam kejadian tanah longsor dengan dana Rp5 miliar.

    Sugeng Triutomo mengemukakan datangnya musim penghujan melahirkan ancaman bencana bahaya banjir dan longsor di beberapa daerah. Berdasarkan peta bencana BNPB untuk dua tahun ke depan, sebagian provinsi tergolong sangat rawan banjir dan tanah longsor yang patut diwaspadai.

    Untuk November, ungkap Sugeng, Bangka Belitung, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Kalimantan Selatan, dan Gorontalo adalah provinsi yang paling rawan terkena longsor.

    Sementara pada bulan Desember 2012, potensi paling tinggi adalah Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah, adapun pada Januari 2013 Sulawesi Selatan berpotensi tinggi.

    Dari data BNPB mengenai peta rawan bencana banjir di Indonesia 2011 adalah Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah.

    Menurut Sugeng terdapat juga delapan wilayah yang khusus mendapat perhatian dari ancaman bahaya banjir dan longsor, yaitu DKI Jakarta, daerah aliran sungai Bengawan Solo (Jateng dan Jatim), kawah Gunung Ijen (Jatim), banjir lahar dingin Gunung Merapi (Jateng dan DIY), banjir lahar dingin Gunung Semeru (Jatim), Sungai Citarum (Jabar), dan Gunung Bawakaraeng (Sulawesi Selatan).

    SEBAB – SEBAB INDONESIA MENJADI RAWAN BENCANA
    Indonesia menjadi daerah rawan bencana karena beberapa alasan. Pertama karena faktor alam itu. Negeri kita ini berdiri di atas pertemuan lempeng-lempeng tektonik itu. Akibatnya negeri ini berada di atas jalur gempa, patahan-patahan yang menyebabkan gempa. Negeri kita ini juga memiliki banyak gunung berapi. Jumlahnya sekitar 140 gunung yang aktif. Iklim kita yang tropis juga menyebabkan banyak tanah yang tidak stabil. Banyak tanah yang rusak.

    Iklim tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi memudahkan terjadi pelapukan. Bencana alam seperti longsor, misalnya, itu karena curah hujan di sini cukup tinggi. Itu dari sisi alamnya.
    Kedua dari sisi non alam. Negeri kita berpenduduk padat, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Kalau kawasan timur Indonesia mungkin belum begitu banyak. Infrakstuktur kita tidak didesain sesuai dengan kondisi alam itu. Bangunan rumah, juga bangunan besar seperti gedung, belum banyak disesuaikan dengan kondisi alam ini.

    Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasific. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa dan Nusatenggara, sedangkan dengan Pasific di utara Irian dan Maluku utara. Di sekitar lokasi pertemuan lempeng ini akumulasi energi tabrakan terkumpul sampai suatu titik dimana lapisan bumi tidak lagi sanggup menahan tumpukan energi sehingga lepas berupa gempa bumi.

    Pelepasan energi sesaat ini menimbulkan berbagai dampak terhadap bangunan karena percepatan gelombang seismik, tsunami, longsor, dan liquefaction. Besarnya dampak gempa bumi terhadap bangunan bergantung pada beberapa hal; diantaranya adalah skala gempa, jarak epicenter, mekanisme sumber, jenis lapisan tanah di lokasi bangunan dan kualitas bangunan.

    Gempa bumi terjadi diawali dengan akumulasi stress di sekitar batas lempeng, sehingga aktifitas gempa banyak disini. Walaupun konsentrasi akumulasi stress akibat tabrakan lempeng berada di sekitar batas lempeng, akibatnya bisa sampai jauh sampai beberapa ratus kilometer dari batas lempeng karena ada pelimpahan stress di kerak bumi, sehingga ada daerah aktif gempa di luar daerah pertemuan lempeng. Kasus sesar Sumatra umpamanya adalah sesar yang dibentuk oleh pelimpahan stress tabrakan lempeng Indo-Australia dengan Eurasia dengan sudut tabrakan miring terhadap garis batas. Kemiringan ini menyebabkan timbulnya sesar Sumatra dimana konsentrasi akumulasi stress atau pusat-pusat gempa di daerah ini.

    Beberapa sesar aktif yang terkenal di Indonesia adalah sesar Sumatra, sesar Cimandiri di Jawa barat, sesar Palu-Koro di Sulawesi, sesar naik Flores, sesar naik Wetar, dan sesar geser Sorong. Keaktifan masing-masing sesar ditandai dengan terjadinya gempa bumi. Gempa dangkal (kedalaman 0-50 km) yang terjadi pada periode 1900-1995 dengan skala Richter 5.5 atau lebih, membuktikan lokasi-lokasi daerah aktif gempa di Indonesia. Sebagian dari gempa tersebut menimbulkan
    bencana, bergantung pada beberapa hal :
    a. Skala atau magnitude gempa
    b. Durasi dan kekuatan getaran
    c. Jarak sumber gempa terhadap perkotaan
    d. Kedalaman sumber gempa
    e. Kualitas tanah dan bangunan
    f. Lokasi bangunan terhadap perbukitan dan pantai

    Pakar gempa dari Universitas Andalas, Dr. Badrul Mustapa Kemal, menyatakan tiga daerah di Indonesia tidak rawan gempa yakni Kalimantan, Belitung, dan Kepulauan Riau.”Beberapa daerah di Indonesia rawan gempa bumi, namun tiga daerah yang tidak rawan gempa bumi, yakni Kalimantan, Belitung dan Kepulauan Riau,” katanya di Padang, Minggu.

    Daerah yang rawan gempa bumi tsunami serta rawan letusan gunung api terjadi di sepanjang “ring of fire” mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Banda, hingga Maluku.
    “Daerah rawan bencana gempa dan tsunami Indonesia hampir semuanya berada pada daerah yang tingkat populasinya sangat padat, tetapi yang jelas kita harus tetap waspada akan terjadinya bencana ini,” katanya.
    Menurut dia, kondisi geologi Indonesia merupakan pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menjadikan kawasan Indonesia ini memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks dan rawan bencana.

    Posisi Indonesia yang berada di pertemuan dua lempeng tektonik Australia dan Asia itu sangat rawan, karena lempeng-lempeng itu aktif dan dinamis, terus bergerak. Ia menyatakan lempeng Asia bergerak ke selatan/tenggara dan lempeng Australia bergerak ke barat laut. Indonesia berada di “sabuk” pertemuan itu.
    “Indonesia dikepung tiga lempeng tektonik dunia, Indonesia juga merupakan jalur `The Pasicif Ring of Fire` (Cincin Api Pasifik) yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia,” katanya.

    ada 12 daerah rawan di sumatera barat yaitu :
    1. padang
    2. solok
    3. solok selatan
    4. pesisir selatan
    5. sawahlunto
    6. padang pariaman
    7. sijunjung
    8. tanah datar
    9. bukittinggi
    10 kabupaten agam
    11. pasaman
    12. lima puluh kota

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: